memulai bisnis online bagi pemula
Langkah-langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Spesial bagi  Anda yang sedang mencari peluang usaha lewat internet atau Anda sedang berpikir untuk mencari cara memulai bisnis online dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan disamping pekerjaan utama Anda?

Atau memang benar-benar ingin fokus menerjuni jalur bisnis online sebagai sarana untuk mendapatkan sumber penghasilan utama?

Anda sedang berada di halaman yang tepat yang dapat membantu Anda untuk mencapai apa yang Anda inginkan.

Sekarang Internet yang semakin mudah diakses, ternyata mampu mendorong kita untuk membangun bisnis dengan cepat dan dapat dijadikan sumber penghasilan utama.

Tetap di halaman ini, karena disini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali bisnis online, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai, yakni hal-hal inti yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.

Bisa nggak ya bisnis online itu dijalankan?

Cocok apa nggak ya buat saya lakukan?

Langkah apa saja yang perlu saya tempuh supaya bisa jalan?

Berapa modal yang akan dibutuhkan?

… dan banyak lagi pertanyaan yang muncul.

Saya akan bagikan beberapa cara singkat langkah-langkah seperti apa yang sebenarnya harus dilakukan, yang bisa kita persiapkan dari sekarang.

Penasaran……Apa saja itu?

Simak disini langkah-langkah cara memulai bisnis online bagi pemula:

Luruskan niat, miliki mindset bisnis yang benar.

Putuskan apa yang mau Anda jual.

Buat website jualan maupun toko online.

Promosikan lapak jualan online Anda.

Cari mentor yang tepat.

Langkah memulai bisnis online bagi pemula

Inilah Langkah-langkahnya Untuk Memulai Bisnis Online :

#1. Miliki Mindset yang benar

Perlu diingat, yang hendak Anda lakukan adalah membangun BISNIS. Sehingga memiliki mindset bisnis yang benar dan sikap mental yang positif, adalah PENTING.

Membangun mindset yang benar tentang bisnis online.

Kita juga harus berpikir untuk membangun aset, dimana aset itu nantinya yang akan bekerja untuk kita.

Jangan sampai ketika kita sudah berhasil membangun usaha sampai susah payah, namun akhirnya mengorbankan hal-hal lainnya hanya karena kesibukan kita mengurus bisnis.

Anda tentunya juga ingin memiliki waktu bersama keluarga, orang-orang tercinta, atau melakukan hal-hal bermanfaat lainnya bukan?

Dan sama seperti jenis bisnis lainnya, ketika Anda memutuskan untuk membangun bisnis online pastinya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, seperti:

Modal.

Produk yang akan dijual.

Pasar yang akan disasar.

Strategi pemasaran.

Kelangsungan bisnis dan tren bisnis.

Untuk itu, sebelum memikirkan hal-hal tersebut, benahi dulu mindset Anda.

 

Jangan lupa, pikirkan juga bagaimana Anda bisa memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar Anda, dan juga bagi kebaikan sesama. Dengan begitu, Anda akan menemukan alasan mengapa Anda harus memulai bisnis online.

Tujuan utama kita dalam bisnis selain mendapatkan penghasilan, juga supaya bisa melayani lebih banyak orang dan lebih bermanfaat bagi sesama?

 

#2. Mulai Berjualan

Mula-mula pikirkan dahulu, kira-kira apa yang mau Anda tawarkan ke orang lain lewat media online.

Info penting…., silahkan catat,

Ini adalah beberapa tips cara menemukan produk yang akan dijual:

Carilah apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar Anda dan Anda lah adalah problem solvernya, Anda adalah pemberi solusi dari permasalahan orang-orang.

Tukar manfaat yang bisa Anda berikan, menjadi sebuah bentuk transaksi yang saling menguntungkan.

Kebanyakan orang salah langkah pada tahapan ini. Mereka terlalu berfokus pada produknya dulu, bukan pada kebutuhan orang-orang. Sehingga bahkan banyak yang tumbang sebelum mencapai penjualan pertama.

Saran penting saya, lakukanlah riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat laku dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya.

Mengenai jenis produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.

Contoh barang fisik, sabun herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan, pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.

Contoh produk digital, bisa berupa pulsa, ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.

Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing, rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, jasa pembayaran tiket pesawat dan kereta api, dan jasa-jasa yang lain.

Tidak usah terlalu detil, yang penting Anda mempunyai gambaran besar mengenai rencana Anda dan memahami pola pemasaran online.

Mengapa?

Karena kita harus menyusun konsep usaha, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis.

Untuk tahap awal ini Anda harus rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang, UNTUK BELAJAR.

Anda bisa memulai dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor (affiliate marketing).

Contohnya: jualan pulsa, jualan tiket pesawat dan kereta api, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, jual ebook orang lain, jual aplikasi software suatu vendor, dll.. dll.. banyak banget.

Sehingga pada tahap awal ini Anda tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa minimal.

Bagi yang baru memulai, tidak akan kaget menjalankannya. Sehingga bisa dijadikan batu loncatan dan sarana pembelajaran untuk bisnis online lainnya yang lebih menantang.

 

#3. Membuat Website atau Toko Online

Tahapan ketiga adalah membuat website jualan maupun toko online. Atau bisa juga kita sebut sebagai lapak online.

Nantinya ini kita gunakan sebagai tempat jualan online atau berpromosi di internet.

Karena kita hendak memanfaatkan media internet atau berjualan via online, maka secara teknis langkah-langkah cara jualan online nya adalah:

Pada saat tahap awal, cobalah jualan lewat pasar online (situs marketplace), situs media sosial, dan aplikasi social chat terlebih dahulu.

Ketika Anda sudah ingin lebih serius, Anda bisa mulai membuat website sendiri.

Untuk penjelasan yang pertama, contohnya adalah jualan lewat media sebagai berikut:

Pasar online (situs marketplace) – Bukalapak, Tokopedia, OLX, dll.

Situs media sosial – Facebook, Twitter, Instagram.

Aplikasi social chat – BBM, LINE, WhatsApp, Telegram.

Pilih channel yang sekiranya Anda nyaman dan kuasai, syukur-syukur bisa pakai semuanya. Tetapi kalau belum bisa ya saran saya minimal pelajari yang Facebook, Instagram, dan BBM.

Dan khusus untuk yang aplikasi social chat, sebenarnya itu lebih cocok untuk sarana komunikasi dengan pelanggan maupun prospek. Seperti kalau pas mau transaksi, tanya-tanya detil produk, dan konfirmasi pembayaran.

Untuk penjelasan langkah kedua, yakni dengan membuat website sendiri, tujuannya nanti website ini akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop RESMI kita di dunia maya.

Apa keuntungannya, kalau kita sudah memiliki website sendiri? Kedepannya bisa kita jadikan sebagai PUSAT tempat rujukan ketika kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, marketplace, ataupun situs jualan lainnya.

Jadi kalau kita pasang status di situs social media, forum, dll, kan jadi lebih keren kalau di bagian bawah status tersebut kita kasih link menuju situs kita.

Situs marketplace, social media, dan forum online, bisa diibaratkan seperti Mall / Pasar di dunia online. Sedangkan website, bisa diibaratkan Kantor / Toko kita di dunia online.

Kadang ini juga bisa dijadikan parameter apakah seseorang itu serius dalam menjalani bisnis online atau tidak. Dengan memiliki website, biasanya orang lain akan menjadi lebih mantab ketika hendak bertransaksi dengan kita.

Dalam proses pembuatan website, Anda akan lebih banyak berkutat dengan hal-hal yang sifatnya teknis, seperti belajar menginstal aplikasi website, dan mungkin sedikit belajar bahasa pemrograman web.

Tidak perlu khawatir, jangan buru-buru bilang “saya gaptek”, “nggak ngerti teknologi”, “saya bukan anak kuliahan”, dan kata-kata sejenis lainnya.

Anda berada di halaman yang tepat….

Karena website yang akan kita buat adalah jenis website yang praktis, nggak pakai ribet. Istilah kerennya, tinggal “plug and play”… pasang lalu pakai…

Lagipula, disinilah tantangannya dalam berbisnis online.

Selanjutnya, kita akan membutuhkan nama domain dan hosting untuk membuat website.

Lalu apa itu domain? Dan apa itu hosting?

Domain adalah nama website Anda, contoh: www.usahasaya.com.

Hosting adalah tempat untuk menaruh nama domain Anda dan file-file pembentuk website.

Ibarat bangunan toko, nama domain adalah alamat toko Anda. Jadi usahakan ketika Anda memutuskan untuk membuat nama domain, sesuaikan dengan nama Anda, atau topik website Anda, ataupun jenis usaha Anda.

Dan untuk hosting, jika menggunakan analogi bangunan toko di atas, hosting itu ibarat tanah. Semakin besar kapasitas hosting, maka akan semakin luas pula ukuran tanah toko Anda.

Maka harus diingat, domain dan hosting merupakan satu kesatuan, dan tidak bisa dipisahkan untuk membangun sebuah website.

Bagaimana cara membuat website…

Pertanyaan Anda akan terjawab disini….karena Anda berada pada halaman yang tepat. Anda bisa menghubungi kami, dan kami akan memberikan solusinya.

 

#4. Promosi Online

Setelah website Anda jadi, bisa diisi dengan informasi produk / jasa yang Anda miliki. Isilah website dengan konten yang meyakinkan.

Gunakan kata-kata yang memang pantas untuk Anda tampilkan di website, karena ini akan menjadi sarana promosi dan kantor online Anda.

Untuk materi konten web-nya, tampilkan yang simpel-simpel saja dulu, dan sebisa mungkin memuat informasi sebagai berikut:

Profil usaha.

Galeri gambar produk / jasa beserta keterangannya.

Alamat usaha lengkap dengan cara menghubungi Anda.

Cara pemesanan dan form order nya.

Promosikan…

Ya, kalau konten website sudah ada, apalagi selanjutnya kalau bukan mempromosikan website bisnis Anda. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kunjungan / trafik ke website kita.

Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan situs social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan situs social media lain yang Anda paham.

Kemudian, Anda juga bisa mulai memajang produk maupun jasa Anda di situs-situs direktori bisnis, situs forum seperti Kaskus, dan situs-situs marketplace seperti Bukalapak – Tokopedia – OLX, dll.

Selain itu, untuk tingkat promosi yang lebih “advance”, yakni melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dengan teknik SEO.

Ini memang lebih teknis, karena kita harus memahami cara optimasi situs supaya bisa menduduki halaman pertama dalam suatu mesin pencari, dengan kata kunci tertentu. Namun justru dengan memahami pola SEO ini, mindset bisnis dan pemasaran online kita akan lebih tajam.

Maksudnya, setelah orang-orang mendapatkan informasi tentang produk / jasa Anda dari situs social media, direktori bisnis, forum, marketplace, maupun Google dan mesin pencari lainnya, tentunya mereka penasaran siapa sih yang jualan produk / jasa tersebut. Dan pada akhirnya mereka akan mengunjungi situs Anda untuk mendapatkan info lebih dalam tentang siapa Anda dan apa saja produk Anda.

Jangan sampai kita kehilangan prospek karena kita tidak punya “kantor online” disebabkan oleh kurang percayanya calon konsumen terhadap presensi online kita.

Apa itu?

Ya, website yang baru saja kita buat…

Jadi benar-benar manfaatkan momentum ini untuk memberikan respon yang meyakinkan.

Selanjutnya, bangun hubungan dengan para pengunjung, beri informasi yang mereka butuhkan.

Mungkin mereka tidak langsung beli produk Anda, namun ketika mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka kepercayaan mereka akan tumbuh, sehingga kemungkinan mereka membeli produk pada Anda akan semakin besar.

Target utama dari pemanfaatan website kita, adalah terjadinya kontak pertama dengan calon konsumen.

Selanjutnya, itu terserah Anda. Mau pakai follow up by email kah, by phone kah, atau kunjungan langsung on the spot kah, silahkan.

 

#5 – Cari Mentor Yang Tepat

Bagi Anda yang mau belajar bisnis online dengan lebih serius, Anda berada pada halaman yang tepat karena kami akan membimbing Anda dalam masa-masa awal membangun bisnis.

Anda bisa belajar dari pengalaman suksesnya, serta jatuh bangunnya dari proses yang kami alami.

Bersama kami, Anda bisa mempercepat proses trial and error yang Anda butuhkan selama berproses menuju puncak.

 

Take action dan eksplor potensi Anda. Yakinlah, Anda pasti bisa!

 

Salam sukses! Dan Selalu Semangat!

Langkah-Langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *